indonesiatravelonline.com

Wednesday
Jan 07th
  • Login
  • Sign up
    Registration
    Fields marked with an asterisk (*) are required.
    Name: *
    Username: *
    E-mail: *
    Password: *
    Verify Password: *
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home
Candi Ijo PDF Print E-mail
Sunday, 16 November 2008
candiijo.jpg CANDI-candi di Jawa umumnya dipersembahkan sebagai tempat tinggal dewa-dewa, seperti Brahma, Wisnu, Siwa, dan menjadi tempat inti dalam upacara dan kegiatan pemujaan keagamaan. Jika di India mitos tempat kediaman para dewa adalah di Gunung Meru, gunung mistis di pusat semesta Hindu, mungkin di Jawa, khususnya di Yogyakarta, Candi Ijo adalah salah satunya.

Kompleks Candi Ijo terletak di Bukit Ijo, di Dusun Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Ditilik dari topografinya, candi itu terletak di ketinggian sekitar 396 meter di atas permukaan laut (dpl). Kenyataan itu menempatkan Candi Ijo sebagai candi yang letaknya tertinggi di DIY, melebihi Candi Ratu Boko. Dan akibat ketinggiannya itu pula, runway Bandara Adisutjipto tidak bisa diperpanjang ke arah timur, sebab jika
dilakukan maka pesawat akan mengenai candi saat landing maupun take off.




Dari candi itu, pengunjung akan disuguhi pemandangan yang menakjubkan. Di sebelah utara, Gunung Merapi akan terlihat seluruhnya. Di bagian barat, pengunjung akan melihat Kota Yogya. Ke arah timur, pengunjung akan dapat melihat Rawa Jombor di Kabupaten Klaten. Sedangkan di sebelah selatan, terbentang Pegunungan Seribu dengan warnanya yang hijau.

Selain ketinggiannya, candi itu mempunyai banyak keunikan lain yang dapat menjadi keunggulannya. Sayangnya, keunikan-keunikan itu belum banyak diketahui orang. Hal itu terungkap, misalnya dari jumlah kunjungan yang masih sangat sedikit setiap bulannya, yakni kurang dari 100 orang.
 
Mungkin, letaknya di Pegunungan Seribu yang jauh dari pemukiman penduduk, serta kurangnya promosi pemerintah, telah membuat keunggulan candi itu menjadi seperti tidak berarti. Dan di sisi yang lain, lambannya proses pemugaran-kini baru berjalan 40 persen sejak tahun 1990-juga menjadi penyebab lainnya.

Candi Ijo terdiri dari 11 teras, namun sejauh ini baru satu teras saja yang direstorasi. Di teras pertama itulah, kini berdiri sebuah candi induk dan tiga candi perwara yang dibatasi oleh pagar keliling. Candi Ijo diperkirakan dibangun secara bertahap dan dilakukan oleh masyarakat dari dua generasi berbeda, atau paling tidak dalam rentang waktu yang cukup lama. Pembangunan oleh generasi berikutnya itu dilakukan setelah pembangunan candi induk dan tiga candi perwara itu selesai, terutama setelah dibuat pagar yang mengitari candi itu. Pembangunan candi berikutnya berada dalam satu periode, ketika masyarakat yang tinggal di bawah pegunungan mengungsi ke wilayah atas Pegunungan Seribu, setelah terjadinya ledakan Gunung Merapi.

Meskipun dinyatakan sebagai peninggalan agama Hindu, bentuk Candi Ijo tidak ramping seperti candi-candi Hindu lainnya, melainkan lebih tambun dan besar, dan di dalam bilik utama candi induk terdapat lingga berukuran satu meter persegi dan yoni setinggi satu meter. Konon, kedua benda itu adalah yang terbesar di seluruh candi di DIY dan Jawa Tengah.

Pada sisi dindingnya terdapat tiga buah relung yang juga tidak pernah dijumpai di candi-candi Hindu lainnya, yang hanya satu relung. Dan dari candi itu pula telah ditemukan beberapa arca yang indah dan unik, seperti Arca Nandi, atau arca berbentuk sapi, dan sebuah Arca Narasima. Arca ini adalah satu dari dua Arca Narasima di dunia.

Kompleks Candi Ijo yang berjumlah sebelas tingkat, tidak bisa dikatakan sebagai candi kecil, ia merupakan candi besar yang dibangun oleh raja. Selain Candi Ijo, di kawasan itu terdapat dua candi Budha dan tujuh candi Hindhu, di antaranya yaitu Candi Ratu Boko, Candi Barong, dan Candi Banyunibo. Kawasan Kompleks Candi Ijo adalah Kawasan Syiwa Plato, sebuah kawasan tempat tinggalnya para dewa. Kawasan itu akan dijadikan sebagai kawasan pariwisata sekaligus kawasan budaya.
Last Updated ( Friday, 28 November 2008 )
 
< Prev   Next >

Pulau Seribu Video

Travel Search


Travellers Online Support



Ph: (6221)-7668477
Ph: (6221)-94578234
Fax: 021-7513811
Email: This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it

Services Hours 

Mon-Fri: 09.00 - 17.00
Sat : 09.00 - 13.00  
jayakartahotelbanner.gif
swissbelhotelbanner-01.gif
santikapromo.gif
astonhotelbanner.gif
We have 10 guests online

Travellers

Today: 66
Yesterday: 440
Month: 2372
Total: 25693

Travellers by Country

Totals Top 5
 66 % Indonesia
 12 % United States
 4 % Malaysia
 3 % Unknown
 3 % Singapore
travellers 100 countries

Update and Subscribe our Travel News






primahotelgroup.gif