Rumah Turi adalah sebuah hotel kecil, intim terletak di Solo, jantung budaya Jawa.
Penginapan yang ramah lingkungan pertama di Solo, Rumah Turi menawarkan
fasilitas modern dan sentuhan budaya Jawa di lingkungan yang tenang dan
ramah.
Rumah Turi adalah awalnya sebuah rumah keluarga tradisional yang terletak di kampung Turisari, di Solo. Sama seperti rumah-rumah desa lain, rumah meliputi:
-
Sebuah bangunan utama yang disebut joglo (area publik semi) dan latar
(halaman yang untuk bermain dan berinteraksi dengan orang lain)
-
Sebuah taman (kebon) untuk kegiatan outdoor dan untuk tanaman
produktif, seperti sayuran dan buah-buahan, bumbu dan rempah-rempah
(empon-empon), serta bunga
- Daerah terbuka mandi (senthong) dan paringgitan. Kedua tidak ada ruang di dalam bangunan lagi
- Sebuah kamar tidur utama (dalem) dan kamar tidur anak-anak (gandhok)
Di rumah Turi, joglo, latar dan kebon telah dirancang ulang untuk
menjadi unit yang kompak tanpa mempengaruhi fungsi penting dari
ruang-ruang. Dalam merancang rumah Turi, kami membuat beberapa penyesuaian sedikit untuk tata letak asli rumah tersebut:
-
Joglo ini diwakili oleh ruang depan area parkir dan taman, sedangkan
Kedai turi (restoran) berfungsi sebagai ruang makan publik dan ruang
tamu, perpustakaan dan pusat internet. Di bagian belakang adalah ruang yang mencakup tahap multi-fungsi yang digunakan untuk kegiatan budaya dan menari
- Di kebon itu, kami telah membuat taman vertikal untuk sayuran dan tanaman obat herbal
- Para dalem diwakili oleh kamar tamu
Bahan bangunan di Rumah Turi hampir semua kayu yang digunakan dalam konstruksi rumah Turi didaur ulang. Sebagian besar berasal dari sisa-sisa Hotel Sheraton Yogyakarta setelah itu dihancurkan oleh gempa bumi dahsyat tahun 2006.
|